Langsung ke konten utama

Bhye JULI(Anda)...

Hai
Udah lama ternyata ga nulis. Terlena soalnya.

Awkay.
Pertama, saya hanya ingin bilang kalao tanggal 28 Februari 2016 lalu, my crazy housemate named Anda, he is officially
check out from the rented house. Anda harus pindah, karena akan memulai hidup baru bersama istrinya.

Ini kan kostan yak, jadi serba terbatas. Enggak boleh bawa alat masak, kamar yang enggak representatif buat
hidup berkeluaga. Barangkali itu penilaiannya sehingga doi memilih pindah.

Yak sih, kostan diperuntukan Tuhan untuk single happy ya gak?
sayang sekali saya ga sempet samasekali bantu-bantu packing. Karena bentrok sama jadwal shift kerja dan
pulangnya larut pula. Bhay deh.

Ada perasaan sedih sejujurnya. Gimana enggak coba selama 14 bulan seatap bareng, siang malem penuh sendau gurau, tawa
canda, benci juga rindu halah, bareng-bareng. Dari yang nanak nasi bareng sampai makan ngumpet-ngumpet, dari yang cuek
ganti celana sampai bener-bener ga berani sekalipun ganti celana di depan masing-masing,
dari yang ga pernah hang out di weekend sampai punya jadwal nonton
bioskop permanen, dari yang ga pernah day off bareng sampai kompakan bachelor trip dua hari semalem ke Bandung.
Hanya satu yang enggak bareng, nonton bola. Saya ga pernah suka olahraga satu ini soalnya.

Mungkin kita enggak pernah nyangka, bachelor trip ke Bandung akhir Januari 2016 kemarin itu adalah jalan-jalan terakhir
kita dengan status bujangnya dia. Padahal rencana gila-gilaan pan masih banyak. Ke Yogyalah naik kereta yang enggak
pernah jadi-jadi.












                                                    di depan kamar yang legend itu






Belum lagi rencana kita gegayaan nongkrong di resto-resto gaol anak selatan di Jaksel, patungan naik grabcar, hahah...

Ditambah pula, jam ngegosip. Ngegosip sambil ngomentarin baju dan make up presenter-presenter tv berita yang kita kenal.
Kadang ngrumpiin tetangga kostan kiri kanan atas bawah hingga keluarga besar ibu kost yang penuh tanda tanya.

Dan tentu saja kisah-kisah imajinatif kita bila menemukan sesuatu yang ganjil dari seseorang. Sosok alter ego dari masing-masing kitapun
enggak bisa lagi ditahan-tahan. Nancy and Heidy atau Ni Friska dan Ni Zai, kadang Vita and Vero, Ni Jum and Ni Yus, suka-suka aja.

Semuanya kini tinggal kenangan yang ga akan pernah terulang.

SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU AN...

++++

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menggenggam Batam

Akhir April 2015 silam saya mengambil cuti tahunan untuk sejumlah kepentingan dunia akhirat. Aseek. Namanya juga cuti ya, apalagi agenda ini tak biasa sudah barang tentu menjadi sebuah hal yang sangat dinanti -nantikan. Tapi sory ya bro en sist, di tulisan kali ini, agenda yang tak biasa itu ga bisa saya paparkan yak, rahasia negara soalnya. Tapi kalo soal kehebohan saya jalan-jalan di Batam dan ngapain aja selama pulang kampung, pasti akan saya ceritakan dengan riang gembira. Like usually... Eh eh kok ke Batam? mau belanja barang elektronik?? Ennah itu dia. Critanya saya mau ke Singapura melalu cara yang ga biasa dari Jakarta. Saya udah menyusun segala sesuatunya untuk solo traveling ke sana. Dua bulan sebelumnya deh, sampe saya beli guiding book segala lho. Jakarta flight ke Batam, trus naik ferry buat nyebrang ke singapura. Kalo Jkt-Sin, basik. Terlalu biasa. Kalo via Batam, ada tiga pengalaman di tiga daerah yang berbeda yang tentunya punya kehebohan tersendiri. Ka...

PACAH TALUA !

Setelah penantian lima tahun lebih, akhirnya bisa mudik lebaran juga tahun ini. 1 Syawal 1438 H, alias 2017. Aroma bisa merasakan nikmatnya mudik lebaran itu sebenarnya udah kecium sejak saya mutasi. Dari divisi Jakarta News Daily ke Current Affairs. Sejak itulah saya selalu berdoa agar beneran gitu bisa pulkam. Dan beneran aja, alhamdulillah doa dijabah. Dan mau tahu rasanya gimana? TAK BISA DILUKIS PAKE KATA-KATA. BAHAGIA LAHIR BATHIN MESKI KANTONG TERKURAS. wkwkwkwk.... Gimana enggak, di saat orang bersuka cita mudik dengan berbagai cara, saya justru berjibaku di jalanan guna kerja, liputan mudik. Kalo enggakpun kebagian, dipastikan hari H, saya kerja. Liputan. Jadinya sedih dobel-dobel gitu. Makanya, ketika kesempatan itu datang, bahagia dobel-dobel juga. Merasakan gimana deg-degan nya menunggu hari kepulangan. Menikmati detik demi detik berburu oleh-oleh, belanja pakaian di Tanah Abang. Belum lagi impian, merasakan riuhnya ruang tunggu bandara. Bareng-bareng dengan para pemud...

catatan perpisahanku dengan SUSHI FM

BEuuuuuhh.....5 tahun setengah lebih kurang gue dibesarkan sekaligus ikut membesarkan SUSHI FM.......dua pekan jelang ramadan tahun 2003, gue masih menjadi anak muda item, bau, kampungan dan tak begitu berharap banyak untuk diterima di sushi fm, namun sekarang dua pekan jelang ramadan 2009, yang item, bau, kampungan itu telah menyudahi karirnya di SUSHI FAM YANG KINI MENJADI RADIO TERBAIK PERTAMA DI SUMBAR. BERKAT ARIL Adalah khairil anwar tanjung a.k.a arya danta a.k.a aril yang betul-betul berjasa membawa gue menjadi seorang ricki satria, yang dulunya hanya dikenal sebagai Yovan Etreusca dan Rizki Borobudur (at BOOS FM) dari sebuah radio kecil di pelosok pecinan. Dua pekan sebelum ramadan 2003, lima anak muda cowok duduk harap-harap cemas menunggu namanya dipangil buat wawancara. Ke lima anak muda itu (lupa-lupa inget ya) Aril, ricki, Sutan, Ari Jangkung, satu anak UNP dan satu lagi anak UPI, gue lupa namanya. Jujur, secara fisik gue nomor terburuk ke d...