Langsung ke konten utama

Hai, kenalin kami keluarga kucing

Kenalin, kami keluarga kucing !!

Alkisah di sebuah rumah hidup satu keluarga yang ke semua penghuninya penyayang kucing. Keluarga harmonis ini tinggal di pinggiran Kota Padang. Meski hanya keluarga petani, tapi gak ndeso-ndeso amat. Terdidik kok, pada pernah sekolah tinggi semua. Pak Manar adalah sang kepala keluarga. Dia seorang ayah yang baik namun kadang tengil bagi ke dua anaknya Satria dan Mba Yani. Mak Unang adalah istri Pak Manar, orangnya pendiam banget namun sangat perhatian bin penyanyang.  Saking sayangnya, hiduplah sepuluh ekor kucing kampung yang lucu-lucu dengan nama-nama yang bikin perut menggelitik. Siapa lagi kalo bukan Satria, anak bungsu Pak Manar si mahasiswa kece yang punya kerjaan ngasi-ngasi nama.

Kucing paling tua dinamai sang tuan dengan Mai lengkapnya Mai Akhriani,  Bulunya belang tiga. Kucing ini cantik jelita, bermata indah dan banyak yang naksir. Dalam karir kecantikannya ia pernah menjuarai kontes Miss Cat  taun baheula. Sama suami dan anak-anaknya ia di panggil Mami. Kucing satu ini dalam dunia perkucingan, terkenal  suka menolong, gak pelit, dan males mikir. Apa-apa dibawa enteng, walaupun suaminya punya bini banyak. (namanya juga binatang..)

Papi. Papi adalah suaminya mami (ya iyalah), kucing jantan ganteng bin macho, berbulu kuning tebel dan selalu jarang di rumah mami. Maklum bininya banyak. Walau begitu Papi orangnya sangat penyayang, dan peduli keluarga banget.

Kemudian ada nama Fatima. Fatima Henin-Hardenne. Anak gadis papi dan mami paling tua. Wajahnya imut, cantik, centil, doyan dandan dan suka banget meng up date fashion per kucingan. Hobinya, makan timun. Pokoknya girly abis, dan narsis. Nama Fatima punya sejarah tersendiri. Fatima, adalah nama salahsatu model video klip Backstreet Boy di klip As long as you love me, yang disuka mampus oleh Satria. Sementara Henin-Hardenne, adalah nama petenis putri idola Satria kala itu, Justine Henin-Hardenne. Akhirnya di matching-matchingin gitu deh, heheheheh…kece kan? Tima, kadang ia biasa dipanggil juga pernah menang lho kontes Miss Cat. Bulunya berwarna tiga, putih item sama kuning.

Kucing berikutnya adalah Enning, atau lengkapnya di buku rapor ditulis Muhammad Enning (hihihihih….). Persis papinya deh, Berbulu kuning nyampur putih yang subur dan banyak yang seneng. Kucing betinapun banyak yang salah tingkah kalo ada deket-deket Enning. Adik Fatima ini dikenal loyal sama temen, agak sensitif , agak pendiam, agak pintar, agak fashionable (?), agak idealis, dan agak-agak yang lain deh.

Gadiza. Anak ketiga di keluarga Mami Enning. Gadiza, orangnya bertolak belakang sama Fatima, tapi cantik dan imutnya sama. Gadiza ini super duper pendiam, kutu buku, jutek tapi baik hati. Gadiza, adalah kucing gadis tercantik dan terpintar di dalam cerita ini. Tak heran dengan paduan brain, beauty and behaviour ini, Gadiza Morales nama lengkapnya (hahahaah…) baru-baru ini menang pemilihan kucing tingkat kampung, dan akan segera dikirim ke ajang Miss Cat Universe . Bulu si gadis, Cuma dua warna putih dan bercak-bercak item. Ih lucu ya kayak dalmations….!!

Tony. Lengkapnya Muhammad Tony. Nah ini adalah kucing bungsu. Dia tau banget kalo dia anak paling bontot, makanya rada manja. Mainnya selalu sama kakak-kakaknya, karena dia agak pemalu. Dia punya sohib kental namanya Khairul. Tony, kucing jantan bantet, imut, imut, imut dan imut apalgi dengan bulu warna dominan putih nyampur bercak kuning.

Luna a.k.a Uun. Uun adalah kucing di luar aliran darah nama-nama di atas. Dia adalah kucing jantan, yang dipungut dijalanan oleh Mak Unang. Uun punya masa lalu yang kelam, gak jelas induknya. Karena Mak Unang kasian lihat kucing terlantar, makanya Uun mengalami perubahan nasib yang drastis. Warna bulunya abu-abu, rakus sama makanan, dan rada picik. Sohib Enning ini terkenal dengan akal culasnya, dan sering bikin kucing-kucing lain bete tapi sebenernya dia baik kok. Uun naksir setengah mati sama Gadiza, Gadiza pun setengah mati menolak Uun!! Di buku tulisnya tertera Muhammad Luna, sebagai nama panjang si pemilik buku.
Ujang. Muhammad Ujang adalah kucing manis dan penurut. Ujang adalah kucing jantan tetangga, yang bersahabat kental sama Enning dan Uun. Di sekolah, mereka sekelas. Ujang sebangku sama Uun. Dalam urusan pelajaran, Ujang dan Enning sebelas dua belas. Dan beda jauh sama Uun (hahahahha..). Meski demikian, kalau urusan kekompakan mereka juaranya. Kompakan nyontek, kompakan ngambek bahkan kompakan bolos. Urusan warna bulu, bulu Ujang mirip sama bulu Gadiza. Mungkin karena ini, Gadiza naksir berat sama Ujang, tapi demi alasan persahabatan dengan Enning, Ujang gak mau meladeni. Salut!!!

Ibu Debi.  Walau usianya lebih muda, akan tetapi Mami Enning tetap hormat dengan memanggilnya dengan panggilan Ibu di depan namanya. Ibu Debi punya nama lengkap Deborah. Kucing bahenol dengan bulu putih merata ini memang seksi bin bahenol. Papi aja sempet lirik-lirik genit. Ibu Debi adalah kucing pendatang yang bergaya hi -person. Maklum, sebelum datang ke rumah Pak Manar (dibawa Mba Yani dari kantornya) Ibu Debi sempet jadi kucing kesayangan majikan yang seorang kaya raya, Namun karena bangkrut, Ibu Debi dibuang.  Hiks…!!! Ibu Debi dikasi nama oleh Satria gara-gara auranya yang kucing kota, makanya dikasi nama yang agak kotaan. Heheheheh…

Kemudian Muhammad Khairul. Imut disapa Khairul adalah kucing bocah yang lagi puber anaknya satu-satunya Ibu Debi. Dia seumuran sama Tony. Kucing putih item ini adalah kucing yang tak kalah autisnya dengan Tony. Sama-sama pemalu, pendiam dan gak mau tau sama alam sekitarnya. Makanya mereka sangat cocok temenan.

Nah, disamping para kucing-kucing yang sudah ngenalin diri ini juga masih banyak kucing-kucing yang akan berlalu lalang dalam serial ini. Nama dan kelakuannya, gak kalah heboh dan rumpinya dengan manusia.

Makanya, dalam serial ini kamu akan selalu shock karena kucing-kucing yang diceritakan gak kalah gaul dan modernnya dengan kamu. Oh iya, kamu-kamu yang orangnya tipikal realistis pragmatis pasti akan menolak abis cerita ini. Gak mungkin kale ada kucing bisa ngumnyang alias ngomong???  Trus juga bisa BBM an (hihihihih). Apalagi kamu yang  mentah-mentah menolak sesuatu paham yang TAK LOGIS, dijamin kisah ini tak lebih dari sesuatu lelucon yang tak akan pernah ada logikanya (hahahahha…)

Namanya juga fiksi, suka-suka si pengarang dong. Yang penting, gak ada kajian-kajian khusus deh kenapa ide kucing ini muncul jadi sebuah kisah.  Yang penting bisa bikin pembacanya tersenyum, syukur-syukur terpingkal-pingkal saking ngaconya peradaban para kucing-kucing lucu ini. Okey deh, last not but least, anggap aja kucing-kucing ini manusia dan umpamakan sifatnya seperti sifat kamu, temen kamu, gebetan kamu, sohib kamu, pacar kamu, guru kamu, tetangga kamu, bahkan ortu kamu atau musuh bebuyutan kamu biar kita bisa berkaca juga akan kelakuan manusia itu sendiri. Wuisss…..berat nih bahasanya!!

FYI, semua judul ini udah pernah terbit di koran lokal, Harian Singgalang Padang sumatera barat, periode 2007-2008, dan nyaris berhasil dibukukan.  Yang saya posting hanya beberapa aja. Tapi entahlah, hiks...padahal udah sponsor.

Ya sudah, selamat membaca.

KKK: kisah keluarga kucing




Komentar

  1. Agen Slot Terpercaya
    Agen Slot Terpercaya
    Agen Situs Terpercaya
    Agen bola Terpercaya
    *Bonus New Member 180%
    *Bonus New Member 50%
    * Bonus New Member 30%
    * Bonus New Member 20% Khusus Poker
    * Bonus Referral
    *Bonus Rollingan Casino Hingga 0.8%
    *Bonus 5% setiap hari
    Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di :
    WA : 081358840484
    BBM : 88CSNMANTAP
    Facebook : 88Csn
    https://bit.ly/2ENk1VF

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menggenggam Batam

Akhir April 2015 silam saya mengambil cuti tahunan untuk sejumlah kepentingan dunia akhirat. Aseek. Namanya juga cuti ya, apalagi agenda ini tak biasa sudah barang tentu menjadi sebuah hal yang sangat dinanti -nantikan. Tapi sory ya bro en sist, di tulisan kali ini, agenda yang tak biasa itu ga bisa saya paparkan yak, rahasia negara soalnya. Tapi kalo soal kehebohan saya jalan-jalan di Batam dan ngapain aja selama pulang kampung, pasti akan saya ceritakan dengan riang gembira. Like usually... Eh eh kok ke Batam? mau belanja barang elektronik?? Ennah itu dia. Critanya saya mau ke Singapura melalu cara yang ga biasa dari Jakarta. Saya udah menyusun segala sesuatunya untuk solo traveling ke sana. Dua bulan sebelumnya deh, sampe saya beli guiding book segala lho. Jakarta flight ke Batam, trus naik ferry buat nyebrang ke singapura. Kalo Jkt-Sin, basik. Terlalu biasa. Kalo via Batam, ada tiga pengalaman di tiga daerah yang berbeda yang tentunya punya kehebohan tersendiri. Ka...

PACAH TALUA !

Setelah penantian lima tahun lebih, akhirnya bisa mudik lebaran juga tahun ini. 1 Syawal 1438 H, alias 2017. Aroma bisa merasakan nikmatnya mudik lebaran itu sebenarnya udah kecium sejak saya mutasi. Dari divisi Jakarta News Daily ke Current Affairs. Sejak itulah saya selalu berdoa agar beneran gitu bisa pulkam. Dan beneran aja, alhamdulillah doa dijabah. Dan mau tahu rasanya gimana? TAK BISA DILUKIS PAKE KATA-KATA. BAHAGIA LAHIR BATHIN MESKI KANTONG TERKURAS. wkwkwkwk.... Gimana enggak, di saat orang bersuka cita mudik dengan berbagai cara, saya justru berjibaku di jalanan guna kerja, liputan mudik. Kalo enggakpun kebagian, dipastikan hari H, saya kerja. Liputan. Jadinya sedih dobel-dobel gitu. Makanya, ketika kesempatan itu datang, bahagia dobel-dobel juga. Merasakan gimana deg-degan nya menunggu hari kepulangan. Menikmati detik demi detik berburu oleh-oleh, belanja pakaian di Tanah Abang. Belum lagi impian, merasakan riuhnya ruang tunggu bandara. Bareng-bareng dengan para pemud...

catatan perpisahanku dengan SUSHI FM

BEuuuuuhh.....5 tahun setengah lebih kurang gue dibesarkan sekaligus ikut membesarkan SUSHI FM.......dua pekan jelang ramadan tahun 2003, gue masih menjadi anak muda item, bau, kampungan dan tak begitu berharap banyak untuk diterima di sushi fm, namun sekarang dua pekan jelang ramadan 2009, yang item, bau, kampungan itu telah menyudahi karirnya di SUSHI FAM YANG KINI MENJADI RADIO TERBAIK PERTAMA DI SUMBAR. BERKAT ARIL Adalah khairil anwar tanjung a.k.a arya danta a.k.a aril yang betul-betul berjasa membawa gue menjadi seorang ricki satria, yang dulunya hanya dikenal sebagai Yovan Etreusca dan Rizki Borobudur (at BOOS FM) dari sebuah radio kecil di pelosok pecinan. Dua pekan sebelum ramadan 2003, lima anak muda cowok duduk harap-harap cemas menunggu namanya dipangil buat wawancara. Ke lima anak muda itu (lupa-lupa inget ya) Aril, ricki, Sutan, Ari Jangkung, satu anak UNP dan satu lagi anak UPI, gue lupa namanya. Jujur, secara fisik gue nomor terburuk ke d...