Langsung ke konten utama

Selat Karimata.....Day by Day (bagian 5)

Day 5 

Minyak angin gw ilaaaaaangggg!!!! 

Serasa kehilangan separuh nyawa! 
Saya ingat banget, begitu bangun, masih sempet nyium itu minyak, gak lama kemudian, mandi, eh pas dicari abis mandi udah ga ada. 

Suer, minyak angin freshcare gw inilah best friend forever gw di kapal ini! 

Pagi ada evakuasi. Semua kru sibuk. 
Dari Observasi semalam, diduga ditemukan ruang kokpit. Tapi setelah 1 jam 10 menit penyelaman pagi ini, ternyata bukan. 

Benda itu dipastikan adalah mesin dan chasing mesin sebelah kiri. 
Apes deh. 

Kalau sekiranya itu beneran kokpit, satu PR besar kelar. Tinggal nyari dan ngangkat badan pesawat aja. 

Kalau sekiranya lancar-lancar aja, bisa cepetan pulang. 

Pada teriak pengen pulang. Rata-rata bosan, sebagai alasan. 

Kirim-kirim gambar+naskah ke kantor, beres, abis itu bobo lagi. 

Eh hari ini ketemu Mas Jamberi/ stringer Pangkalan Bun di kapal saya. 

Asik, bisa berbagi tugas. Dan sayapun bisalah santai banget hingga bobo siang berakhir pukul setengah 4 sore. 

Menjelang petang, Kamipun harus pisah dengan Mas Jamberi. Kapalnya telah merapat. Dan kamipun dadah-dadahan. 

malam hari, seusai makan malam, saya bergabung dengan yang lain di ruang tv. 

Awalnya menikmati ombak tenang dan laut yang bersahabat di dek. Kemudian masuk dan berniat nonton film. 

Eh para pelaut pada nongol satu per satu. Crita soal 'aktifitas' mereka kalo di darat. 

Yah, namanya juga laki-laki. Macem-macemlah critanya. 

Awalnya menikmati cerita mereka tapi lama-lama bikin borring. Cerita maksiat mulu. Kabur ah. 

Hari ini asam lambungku kambuh. Aku udah minum obat dokter, dan sari kunyit. Berdoa juga udah. Tinggal pasrahkan pada Allah SWT. Semoga Allah mengangkat penyakitku, amin YRA. 

Bobo ah. Eh pas beberes tempat tidur, minyak angin gw ketemuuuuuu, masuk ke dalem sarung bantel ternyata. 

Alhamdulillah... 

Wish: pengen pulang dan pengen sembuh dari asam lambung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

catatan perpisahanku dengan SUSHI FM

BEuuuuuhh.....5 tahun setengah lebih kurang gue dibesarkan sekaligus ikut membesarkan SUSHI FM.......dua pekan jelang ramadan tahun 2003, gue masih menjadi anak muda item, bau, kampungan dan tak begitu berharap banyak untuk diterima di sushi fm, namun sekarang dua pekan jelang ramadan 2009, yang item, bau, kampungan itu telah menyudahi karirnya di SUSHI FAM YANG KINI MENJADI RADIO TERBAIK PERTAMA DI SUMBAR. BERKAT ARIL Adalah khairil anwar tanjung a.k.a arya danta a.k.a aril yang betul-betul berjasa membawa gue menjadi seorang ricki satria, yang dulunya hanya dikenal sebagai Yovan Etreusca dan Rizki Borobudur (at BOOS FM) dari sebuah radio kecil di pelosok pecinan. Dua pekan sebelum ramadan 2003, lima anak muda cowok duduk harap-harap cemas menunggu namanya dipangil buat wawancara. Ke lima anak muda itu (lupa-lupa inget ya) Aril, ricki, Sutan, Ari Jangkung, satu anak UNP dan satu lagi anak UPI, gue lupa namanya. Jujur, secara fisik gue nomor terburuk ke d...

Kehebohan di Lombok

Huuft, welcome to london! Eh salah, welkom tu lombok. Otak ye, bawaannya ke London aja! Habis hurufnya mirip-mirip sih, udah gitu jumlah hurufnya juga enam, ga dosa dong? Saya terbiasa menginjakan kaki kiri dulu ketimbang kanan, untuk beberapa hal 'keramat' buat saya. Di antaranya, masuk pesawat, biar minta selamat. Trus sepulang opname, biar ga balik-balik lagi. Lalu sekarang, turun pesawat di bandara Praya, Mataram. Biar apa coba? Biar bisa kembali lagi kesini beso-besok, Lombok itu indah banget lho. Jadi harap diinget, ini bukan atas dasar percaya tahayul lho tapi murni karena alasan pribadi aja. So, I like being different. Kan, orang suka bilang, untuk hal yang baik-baik itu adanya di arah kanan atau segala sesuatu pekerjaan sebaiknya didahuli dengan apa yang berada di sisi kanan badan. Tapi kalau makan masih pakai tangan kanan kok, hahahah....Saya sih pengen beda aja, case close ! Turun tangga pesawat, trus nunduk-nunduk keberatan bawa tentenga...

KKK: Mandiin kucing, beneran bisa mendatangkan hujan??

Mandiin kucing…..beneran bisa mendatangkan hujan??? Eh eh, pada percaya gak sih sama mitos yang satu ini? Percaya gak percaya sih, tapi ada yang menjalankannya lho. Buktinya Pak Manar. Pemilik rumah tempat para kucing lucu berkumpul ini lagi kehabisan ide buat usaha pertaniannya. Maklum, sekarang lagi musim kemarau. Mau gak mau, pengairan buat ke sawah dan empang milik Pak Manar ikut terpengaruh. Apalagi semua petani di kampung Pak Manar serentak masuk masa tanam. Jadi, semuanya wajib kebagian air yang cukup biar padinya gak mati. Sementara air yang mengalir juga sedikit. Tak jarang sesama petani ada yang cekcok gara-gara ada yang main curang rebutan air. Dasar Pak Manar gak mau ribut-ribut diajakinlah para warga kampung musyawarah untuk menggelar salat Istighosah buat minta hujan. Maka jadilah para warga menyelenggarakannya secara berjamah, rutin sekali tiga hari. Namun, setelah satu bulan berjalan, hujan yang diidam-idamkan gak juga kunjung turun. Suatu hari Pak Manar lagi i...