Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2011

GARA-gara E KTP......!

Gara-gara E-KTP.... Suatu siang di pertengahan Desember. Lagi setengah ikhlas menahan kantuk di jam kerja, tiba ada sms dari sohib terkasih. Sebut aja namanya Bunga, 17. yeee...Berita kriminal banget sih!! Yang isinya adalah : "Ndehhhh, ba kok hrs ado E KTP lo, lah sanang2 gw mancaliak KTP lamo dengan status belum kawin. dek KTP baru ko tapaso dirubah. baaaa gitu mancaliak status janda!! menjanda di usia 28, indahnya" Hahahahahah.....saya cekikikan sendirian, dan membalas sms ini dengan: "saatnya bangkit dari kubur. tahun baru, KTP baru, status baru!!" Heheheheh..... Sebenarnya saya gak gak tega tertawa di atas penderitaan orang lain, apalagi sohib terkasih. Nyatanya, dia yang mulai duluan sih, gak salah saya kan? ya kan? ya kan? Yuks, mengintip siapa bunga ini ? Bunga adalah temen baik saya, kawan sepergaulan, sohib tercinta dan geng gong kalo lagi nongkrong. nyambung abis. Bunga ini sejak lahir dikarunia paras menawan dan body aduhai. Lelaki...

Drama norak di depan mesin Faks....

Gambar
MESIN FAKS dan kenorakan yang terjadi.....!! Hai smua, hafal banget dong ya kalo Mesin faks pertama kali dibuat dan dipatenkan pada tahun 1843 oleh Alexander Bain, seorang fisikawan Skotlandia. Trus pada tahun 1862, fisikawan Italia Giovanni Caselli membangun sebuah mesin yang dia disebut  pantelegraph (perpaduan antara pantograph dan telegraf), yang didasarkan pada penemuan Bain. Seiring berjalannya waktu, mesin faks terus mengalami perkembangan, terutama dalam hal perbaikan kecepatan transmisinya (pengirimannya). Hal ini terjadi karena semakin besar kecepatan transmisi, semakin cepat pula dokumen dapat terkirimkan, begono... Ringkasnya, mesin ini membantu bangeeeett dalam hal surat menyurat, top banget deh gak butuh waktu lebih lima menit untuk berkirim dokumen. BTW, ngomongin soal mesin fax, ada kisah horor terjadi di kantor saya PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, Riau. Hihihihihi...jadi maluw nulis cerita dibagian ini. Knapa? gak bisa ya nge fax? h...

sebuah pengabdian

Gambar
Hari rabu (6/5) sampai minggu (10/5) kemarin gue ambil cuti. samasekali ga berativitas terkait pekerjaan, entah itu di A, B dan C.... Gue jagain mama di rumah aja. Mama sakit jantung dan hipertensi. Penyakit mama diketahui pertama kali sejak dua tahun lalu, dimana keluhan utamanya adalah dada sering sesak, serasa dihimpit gajah dan perut rasanya kejang menghujam ulu hati....tentunya sering pusing dan gampang marah, maklum di keluarga ada riwayat hipertensi. Empat hari itu adalah masa dimana gue menganggap cuti ini adalah masa jihad. Jihad terpenting adalah melayani orangtua ketika sakit. Begitulah perspektif gue ke mama selama ini, tanpa melupakan positioning papa tentunya. Sebelum keputusan cuti ini diambil, mama udah sering kambuh, trus baikan dan kambuh lagi. Tak tenang, was-was dan terus tertekan begitu perasaan selama ini. Nyaris gue ga bisa menjalankan kerja dengan total dan fokus seperti biasanya. Tanpa tedeng aling-aling gue masukin surat cuti. Namun ...

Rempooong!!!

Gambar
Suatu sore lagi belajar nyetir, telpon bunyi. Bos Gadang!! ha, manga ko, tumben Sabtu sore nelpon? begitu bisik gue dalam ati. Gak mau kejebak ama ilusi, gue pencet tuts YES "Halo bang?" "Ki, dima lo?" "Mmm...mmm....lagi makan bang. Manga bang?" "Pacapek selah liputan Axis, beko satangah tujuah lo pai liputan acara A Mild yo di Pangeran. Ada Ungu," "Hah, kok mandadak se? Ga ada promo nyo doh bang?" "Iyo, gue baru dapek talipun lo dari urang Sampoerna Ki. Yo beko yo, liputan sakali Ki, satangah tujuah tu mah acara e," "Yo Bang. Mokasi Bang," "Yolah Ki. Jan lupo ndak satangah tujuah di Pangeran," "Oke Bang," Telpon gue tutup. Sama Dicka, temen yang ngajarin gue nyetir, gue berujar "Ting, ntar malam liputan Ungu yuk di Pangeran. Acara Sampoerna," "Iya?" "Iya, nih tugas negara. Tapi lo yang liputan ya?" "Iya deh," Hihihihiihihihihi....... Jam setengah tujuh...

catatan perpisahanku dengan SUSHI FM

Gambar
BEuuuuuhh.....5 tahun setengah lebih kurang gue dibesarkan sekaligus ikut membesarkan SUSHI FM.......dua pekan jelang ramadan tahun 2003, gue masih menjadi anak muda item, bau, kampungan dan tak begitu berharap banyak untuk diterima di sushi fm, namun sekarang dua pekan jelang ramadan 2009, yang item, bau, kampungan itu telah menyudahi karirnya di SUSHI FAM YANG KINI MENJADI RADIO TERBAIK PERTAMA DI SUMBAR. BERKAT ARIL Adalah khairil anwar tanjung a.k.a arya danta a.k.a aril yang betul-betul berjasa membawa gue menjadi seorang ricki satria, yang dulunya hanya dikenal sebagai Yovan Etreusca dan Rizki Borobudur (at BOOS FM) dari sebuah radio kecil di pelosok pecinan. Dua pekan sebelum ramadan 2003, lima anak muda cowok duduk harap-harap cemas menunggu namanya dipangil buat wawancara. Ke lima anak muda itu (lupa-lupa inget ya) Aril, ricki, Sutan, Ari Jangkung, satu anak UNP dan satu lagi anak UPI, gue lupa namanya. Jujur, secara fisik gue nomor terburuk ke d...

Hufffttttt

Gambar
Cuaca 32 derajat celcius di siang hari bikin gue mati gaya. Gimana tidak, bangun pukul sembilanan, mandi pukul sepuluhan dan berangkat pukul sebelasan, hunting berita jam duabelasan, menujut kantor jam satuaan dan pulang jam limaan (kadang sembilanan malam), membuat gue kian kuyu. Kata ahli, sinar matahari yang sangat berbahaya itu mulai pukul 10 pagi sampai dua siang. Sinar UV nya akan bikin cepet item. Nah di jam segitulah gue beraktifitas, mencari orang2 penting entah ke kantornya ato kelapangan (TOLONG DICATET ORANG PENTING YANG GUE MAKSUD TIDAK CUMAN PEJABAT AJA, TAPI ORANG2 MARGINAL JUGA). Sebagai orang yang cukup sadar penampilan, tentunya setiap hari gue makai kostum paling nyaman, sedikit gaya, dan sedikit tidak wartawan look like (hehehhe iya dong, ini bagian dari Public Relation, gak ricki dong namanya kalo GA BEDA). Rambut dan muka pun jadi perhatian ekstra, tak lupa kesehatan kulit dipantau terus. Biar terkesan mesos banget atau man...

kisah lempeng, pasca gempa 30 sept 2009

Gambar
Jadi gini, dua minggu sejak G30S, stamina gue loyo mampus. daya khayal gue udah minus, semangat juang udah mampus, keinginan mencetak headlines pupus, akibatnya pantat tepus (maksa deh..) Makanya, selasa kemarin gue sngaja bolos kerja. kerjaan gue seharian males2an di depan tipi seharian, hape dimatiin, gue pesen menu khusus dirumah hari itu, MASAK JENGKOL. Setelah pusing sendiri males2an, gue bingung kala sorenya. mandi ga ya? akhirnya ga mandi. Udah gitu abis magrib gue nenangga, nemenin ibu2 lagi nyetrikaan bajunya dengan gosip hangat, tentunya sambil nyomotin kue2 bekas lebaran yang masih garing. Bosen, akhirnya gue bobo, sampai kejaga dan kerja lagi hari rebo. Eh, siang2 gue smsan menik, tau ga si, asli menik lucu banget smsnya, aih..aih jadi keinget lagunya NIA DANIATI. udah gitu, menik juga sms balik, kalo tadi ada anak murid cowonya bernama JENI. Aih, bayangan gue langsung ke temen se wartawanan yang juga seorang cowo, TRIO JENI FRANS ...

Prahara Questioner....

Gambar
Seperti biasa, buat mengukur kelemahan dalam mengajar di smandoe, gue buka quEStioner yang isinya cuma nanya apa plus dan minus gue dalam PBM selama ini. sarupo nan taralah, gue meminta mereka menuliskannya dalams ecarik kertas imut lalu dikumpul, dicantumkan nama, nohape plus FB (kalo taun lalu masih FS..heheheh). Nah, setelah terkumpul lalu gue bawa pulang. Sambil menyeruput air dingin dan selonjoran di depan tipi yang lagi nayangan infotainment (hehheheh...teteup) gue baca satu persatu sesaat sebelum tidur (pada herankan kok ada infotainment malem2? jawabannya, gue pasang Indovision, maaf ya...heheheh). Sarupo nan taralah, beberapa lembar questioner yang bikin gue panas dengan masukannya gue sisihkan buat gue jadikan reverensi di kemudian hari (ngarep jadi orang yang lebih baik soalnya bos). Nah, ada sekitar belasan yang gue sisihkan. Sarupo nan taralah, gue balasin satu per satu lewat sms. bilang makasi gitu. Nah, beberapa ada yang balas balik, ada yang bilang ...

IRIKU YANG SELALU DIANGGAP ENTENG ...Pfuih!!

Gambar
Bagaimanapun juga, suksesi gue dimulai dari seoarang penyiar radio. Keinginan menjadi seorang penyiar radio TERKENAL bermula ketika gue masih ingusan. Empat kakak perempuan gue di kala itu punya sebuah radio dual band, artinya ada gelombang AM dan FM nya yang dipake secara rame-rame. Radio bermerek Johson warna ijau militer dengan speaker bulat kiri kanan itu tiap pagi dan jelang magrib selalu menyala. Yang selalu gue ingat ketika itu adalah saat minggu pagi, ada RRI dengan program SANGGAR CERITA, isinya dongeng2 anak2 aja. Habis itu dilanjutkan dengan program musik lagu2 hits yang gue udah lupa apa nama programnya. Lagu paling gue inget adalah HETTY KOES ENDANG YANG LIRIKNYA BEGINI "Oh berdiri mak bulu romaku, la..la..la...lupa gue apalagi," Sorenya, lagu2 dangdut populer selalu kencang kedengaran se antero rumah keluarga miskin itu. Yang paling gue ingat adalah lagunya HAMDAN ATT, TERMISKIN DI DUNIA, MEGI Z, GUBUK DERITA DAN TENTU SAJA LAGU QASIDAH TITI SAID-IND...

Little Journey...

Gambar
Udah nge zoom pic prof gw kan? nah agar lebih masuk ke dalem crita, coba klik album2 foto gue, pilih album dengan tite sumbar's earthqueake...hehehehheh..promo dulu dong. Saya dilahirkan mewarisi bakat ke dua orangtua. Bakat penyiar turun dari papa yang kebetulan suka ngomong ketimbang ibu. Sementara bakat menulis dan membaca diturunkan ibu. Tapi ga juga si, papa saya juga suka menulis, intinya, saya begitu beruntung dari empat sodari saya yang lahir nyaris dengan bakat tunggal. Saya memang suka membaca dan menulis. Hobi baca saya rasakan sejak SD, ketika tetangga saya yang suami istri adalah guru banyak bawa buku2 bacaan dan menumpuk di rumah gadang. Sebuah rumah khas Minangkabau yang ada di sebelah kiri 10 meter sebelum memasuki rumah ibu saya di Kalumbuk. Pelan tapi pasti bakat ini saya pelihara secara alamiah. Ada kertas atau buku numpuk aja dimana-mana langsung saya ambil dan baca. Papan-papan reklame yang ada disepanjang jalan saya baca, t...